Cara Menurunkan Perputaran Karyawan

Cara Menurunkan Perputaran Karyawan

Cara Menurunkan Perputaran Karyawan.Dalam dunia bisnis, tingkat perputaran karyawan yang tinggi bisa menjadi masalah yang signifikan. Penelitian ekonomi menunjukkan bahwa dalam beberapa industri diperlukan biaya sampai seperlima gaji tahunan karyawan untuk mencari, melatih, dan mempekerjakan pengganti yang cocok.Apabila tingkat perputaran karyawan sangat tinggi, ini menunjukkan pengeluaran biaya signifikan yang tidak bisa dperoleh kembali. Untungnya, dengan memperbaiki lingkungan kerja, menerapkan strategi perekrutan yang cerdas, dan memastikan bahwa perusahaan Anda terorganisir secara optimal, kemungkinan Anda bisa menjaga perputaran karyawan tetap berada pada tingkat minimum. yang telah kita rangkum dalam ffmc-74

yang disupport oleh Poker777

Memperbaiki Lingkungan Kerja

Gambar berjudul Reduce Employee Turnover Step 1

Bayar lebih banyak (atau tawarkan jalan yang menuju kenaikan gaji).

Dalam pasar bebas, uang tunai adalah raja. Bila Anda mau membayar karyawan lebih banyak dari pesaing, kecil kemungkinan mereka akan pergi ke tempat lain. Manfaat tambahan dari peningkatan gaji karyawan adalah memberi kemungkinan pada Anda untuk meminta yang lebih dari mereka. Karyawan dengan gaji yang bagus memiliki dorongan untuk bekerja lebih keras dan berkomitmen pada pekerjaan, sementara karyawan yang menghasilkan relatif sedkit biasanya tidak memiliki tingkat dedkasi atau loyalitas yang sama.

  • Apabila Anda tidak memiliki uang tunai untuk menggaji karyawan lebih dari persaingan, gunakan kreativitas Anda. Contohnya, menawarkan saham perusahaan atau rencana ekuitas adalah cara yang relatif berbiaya rendah untuk meningkatkan potensi pendapatan karyawan dalam jangka panjang. Sebagai manfaat tambahan, pilihan seperti ini memberi karyawan taruhan keuangan yang nyata di perusahaan. Bila mereka bekerja keras dan membantu perusahaan berkembang dengan baik, saham mereka akan naik dan mereka akan menghasilkan uang.

Gambar berjudul Reduce Employee Turnover Step 2

Tawarkan potensi untuk promosi.

Karyawan senang apabila merasa bahwa kerja keras mereka dhargai. Sebagai manajer atau pemilik bisnis, sebagian usaha untuk memastikan karyawan merasa seperti ini adalah memberi kompensasi yang adil untuk kerja mereka, tetapi bagian lain adalah memberi mereka kesempatan untuk mencapai keuntungan yang tidak bisa dhitung berupa pengakuan dan promosi. Beri penghargaan pada karyawan yang paling cerdas, pandai mengatasi masalah, dan pekerja keras dengan secara bertahap meningkatkan tanggung jawab mereka dan memberi jabatan yang lebih penting. Karyawan yang naik dari posisi pemula ke peran manajer cenderung lebih loyal daripada karyawan yang melakukan pekerjaan yang sama selama bertahun-tahun terlepas dari kerja kerasnya.

  • Tidak cukup hanya dengan ‘’menawarkan’’ potensi untuk promosi, yang juga penting adalah memastikan karyawan paham bahwa mereka bisa maju dalam bisnis Anda. Bila Anda memiliki masalah dalam mengkomunikasikan ini dengan karyawan, coba undang penasihat karir sekali atau dua kali setahun untuk mendiskusikan ini dengan mereka.
  • Usahakan mempromosikan orang dari dalam perusahaan sendri, daripada merekrut orang luar untuk mengisi peran manajemen. Walaupun kadang ini tidak bisa dhindari, tetapi mempekerjakan orang luar untuk mengisi kekosongan di manajemen ketika masih ada karyawan yang memenuhi syarat dengan pengalaman bertahun-tahun sehingga dapat melakukan pekerjaan itu akan memberi kesan bahwa Anda tidak peduli dengan prestasi karyawan Anda.

 

Gambar berjudul Reduce Employee Turnover Step 3

Seimbangkan beban kerja.

 Bila pekerjaan seorang karyawan penuh tekanan, monoton, atau sangat sulit, maka pekerjaan berbeda dengan beban kerja yang lebih mudah akan mulai terlihat sangat menarik. Jangan pernah membebani karyawan sampai titik lelah. Ini adalah cara termudah untuk membuat mereka ramai-ramai mulai mencari pekerjaan baru. Selain itu, ini juga tidak efisien secara finansial. Karyawan dengan jam kerja yang sangat panjang atau menyebabkan stres memerlukan tingkat gaji yang lebih tinggi untuk dipertahankan daripada karyawan dengan tugas dan jam biasa.

  • Ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa memberi pekerjaan sangat berat pada karyawan sesungguhnya bisa menyebabkan produktivitas bersih mereka menurun, bahkan dalam beberapa kasus sampai di bawah tingkat produktivitas normal 40 jam per minggu! Contohnya, beberapa penelitian menemukan bahwa jam panjang yang berlebihan bisa menyebabkan karyawan lebih lama mengerjakan tugas yang sama daripada normal, tidak bisa dengan baik mengatasi masalah yang memerlukan pemikiran kritis atau kreativitas, membuat lebih banyak kesalahan, dan menghabiskan waktu dengan melakukan kegiatan yang menghibur atau pribadi di tempat kerja.

 

Gambar berjudul Reduce Employee Turnover Step 4

Tawarkan tunjangan yang kompetitif.

 Kini semakin banyak orang yang mencari pekerjaan tidak hanya mempertimbangkan gaji yang ditawarkan oleh calon pemberi kerja. Tetapi juga tunjangan yang disediakan. Dengan menawarkan tunjangan seperti asuransi kesehatan, asuransi gigi, tabungan pensiun, dan seperti yang disebutkan di atas, pilihan saham, Anda bisa membuat pekerjaan di perusahaan Anda menjadi lebih menarik daripada pesaing, sehingga menurunkan tingkat perputaran karyawan. Meninjau paket tunjangan adalah sesuatu yang harus dilakukan perusahaan secara teratur, paling tidak sekali dalam setahun.
  • Waspada dengan tunjangan yang ditawarkan pesaing terberat Anda pada karyawan mereka. Bila mereka mulai menawarkan tunjangan yang lebih baik. Mereka mungkin bisa membajak beberapa karyawan terbaik Anda. jadi jangan biarkan mereka melangkahi Anda!
  • Jutaan karyawan bergantung pada tunjangan kesehatan dari perusahaan supaya perawatan kesehatan mereka lebih terjangkau. Menawarkan rencana asuransi kesehatan yang bagus dapat membuat pekerjaan pada perusahaan Anda sangat menarik . Menurunkan perputaran karyawan dan lebih mudah dalam merekrut karyawan baru. Selain itu, memastikan bahwa karyawan memiliki pertanggungan kesehatan yang baik merupakan investasi bijaksana dalam jangka panjang. Karyawan yang sehat adalah karyawan yang produktif.

 

Gambar berjudul Reduce Employee Turnover Step 5

Dorong hubungan yang bersahabat antar karyawan.

 Untuk karyawan lama, rekan kerja dan atasan sudah seperti keluarga. Memberikan mereka hubungan yang bersahabat, percakapan, dan kadang bahkan kedekatan emosional. Jangan biarkan pekerjaan karyawan Anda menjadi sumber kebosanan atau ketakutan bagi mereka. Sebaliknya, cobalah menumbuhkan lingkungan yang hangat dan terbuka di tempat kerja. Karyawan harus bisa dengan nyaman berbicara.  Dan membuat rencana di luar waktu kerja dengan satu sama lain selama itu tidak mengganggu pekerjaan.

  • Jika karyawan Anda tampak “dingin”, angkuh, atau berjarak secara emosional, cobalah mengadakan acara menyenangkan untuk mencerahkan suasana. Pergi bersama untuk minum, menonton film. Atau olahraga setelah jam kerja bisa menjadi cara yang bagus . Untuk menjalin ikatan dengan karyawan dan memungkinkan mereka untuk terikat satu sama lain. Walaupun Anda hanya bisa melakukannya sekali atau dua kali sebulan.

 

Gambar berjudul Reduce Employee Turnover Step 6

Percayai karyawan Anda dengan tanggung jawab.

Orang cenderung bekerja paling keras (dan paling cerdas) apabila mereka merasa bahwa pekerjaan mereka penting.Meskipun ini sering dilupakan bahkan oleh manajer terbaik sekalipun, tetapi yang mengherankan ini intuitif. Pertimbangkan ini: siapa yang cenderung bekerja lebih keras . Karyawan yang bertugas di ruang surat dengan tanggung jawab kecil atau dokter bedah jantung yang bertanggung jawab pada nyawa orang lain . Usahakan memberi tanggung jawab atau rasa penting bahkan pada karyawan yang melakukan pekerjaan paling kecil sekalipun. Bila mereka benar-benar memahami pentingnya pekerjaan mereka untuk kesuksesan bisnis, mereka akan memiliki motivasi tambahan untuk berhasil dalam pekerjaan mereka.

  • Ironisnya, memberi karyawan tugas tambahan yang meningkatkan tanggung jawab mereka bisa membuat pekerjaan tersebut lebih menarik bagi mereka. Meskipun demikian, bila Anda melakukan ini, Anda harus terbuka dengan kemungkinan promosi atau kenaikan gaji di masa depan. Karyawan tidak mau menangani tanggung jawab lebih besar tanpa pernah dihargai untuk pekerjaan mereka.
Comments are closed.